Puncak KKR di Tobelo: Sabat Bersama 21 Jemaat Diwarnai Keputusan Baptisan 16 Jiwa
Rangkaian Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) "Pekabaran Tiga Malaikat" Wilayah 9 Maluku Utara mencapai puncaknya pada 26 September 2026 lewat Ibadah Sabat Bersama di GMAHK Agape Mahia, Tobelo. Dihadiri ratusan umat dari 21 jemaat, perayaan iman yang dilanjutkan dengan jamuan kasih ini ditutup dengan penuh sukacita melalui prosesi pembaptisan 16 jiwa baru di tepi pantai Tobelo.
RS
10/4/20263 min read


Ibadah Sabat Bersama Wilayah 9 Maluku Utara: Pekabaran Tiga Malaikat Membawa 16 Jiwa Mengambil Keputusan untuk Dibaptis
26 September 2026
TOBELO, MALUKU UTARA — Sukacita dan semangat kebersamaan memenuhi Kota Tobelo, Maluku Utara, ketika umat GMAHK DKMMU dari 21 jemaat di Wilayah 9 Maluku Utara berkumpul dalam Ibadah Sabat Bersama, sebagai puncak rangkaian Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Revival & Reformation dengan tema “Pekabaran Tiga Malaikat.”
Ibadah yang berlangsung di GMAHK Agape Mahia, Tobelo, yang digembalakan oleh Pdt. Elly R. Allo, dihadiri ratusan umat Tuhan dari berbagai jemaat di wilayah Halmahera Utara, Halmahera Timur, dan Pulau Morotai. Antusiasme umat terlihat dari penuhnya gedung gereja, tenda yang didirikan di depan gereja, hingga area di samping gereja.
Pertemuan Sabat bersama ini menjadi momentum istimewa sekaligus puncak dari rangkaian KKR yang disponsori oleh Pdt. Praban Barna Lim bersama Tim Doa Amerika. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh sukacita, menjadi kesaksian tentang kebersamaan umat Tuhan dalam mendukung pekabaran Injil.
Hadir pula Bpk. Robles Makatika, S.E., Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Utara sekaligus anggota GMAHK yang setia. Kehadirannya menjadi bagian dari kebersamaan umat dalam perayaan iman dan pelayanan di Tobelo.
“Tuhan Sudah Dekat”
Firman Tuhan dalam ibadah Sabat bersama disampaikan oleh Pdt. Jim Mamarimbing, M.Fil, Koordinator Filantropi & Adventist Laymen’s Services & Industries (ASI) GMAHK Daerah Konferens Manado dan Maluku Utara (DKMMU).
Pdt. Jim melayani sebagai pengkhotbah dalam rangkaian KKR tersebut berdasarkan mandat dari Pdt. Efraim Abuno, M.Min, Sekretaris Eksekutif GMAHK DKMMU.
Dalam khotbahnya, Pdt. Jim mengangkat pesan dari Filipi 4:5:
«“Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat.”»
Pesan tersebut mengajak umat Tuhan untuk membangun karakter yang mencerminkan Kristus, khususnya dalam kehidupan umat yang hidup pada periode akhir zaman. Kebaikan hati bukan sekadar sikap pribadi, tetapi menjadi kesaksian yang dapat dilihat dan dirasakan oleh orang-orang di sekitar.
Semangat umat yang memenuhi tempat ibadah memberikan dorongan tersendiri bagi para pelayan Tuhan. Kebersamaan yang terlihat di Tobelo menjadi gambaran bahwa pekabaran Injil dapat bertumbuh ketika umat bergerak bersama dalam iman, pelayanan, dan kasih.
Dari Jamuan Kasih Menuju Pantai Tobelo
Setelah ibadah Sabat bersama berakhir, umat melanjutkan kebersamaan melalui jamuan kasih (potluck). Suasana persaudaraan semakin terasa ketika umat dari berbagai jemaat duduk bersama, berbagi makanan, dan menikmati persekutuan sebagai satu keluarga besar dalam Kristus.
Namun, sukacita hari itu belum berakhir. Rangkaian kegiatan dilanjutkan menuju tempat baptisan di tepi pantai Tobelo. Di tempat tersebut, umat Tuhan menyaksikan sebuah momen yang mengharukan ketika 16 jiwa mengambil keputusan untuk dibaptis.
Keputusan tersebut menjadi salah satu buah nyata dari rangkaian pelayanan dan pekabaran Firman Tuhan yang telah berlangsung.
Baptisan dilaksanakan dengan cara diselamkan ke dalam air, sebagaimana teladan baptisan Yesus dan amanat yang diberikan Kristus dalam Matius 28:19. Makna baptisan tersebut juga mengingatkan pada Roma 6:4, tentang kehidupan baru bersama Kristus.
Air baptisan di tepi pantai Tobelo menjadi saksi dari keputusan 16 jiwa untuk menyerahkan kehidupan mereka kepada Tuhan. Bagi umat yang hadir, momen tersebut bukan sekadar bagian dari acara, tetapi sebuah kesaksian tentang pekerjaan Roh Kudus yang terus menjamah hati manusia.
Kesaksian dari Para Pemimpin Jemaat
Sukacita atas terselenggaranya kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Bpk. Welly Lumahu, Ketua Jemaat GMAHK Bori yang juga melayani sebagai Kepala Desa Bori.
Ia menyampaikan sukacita atas terlaksananya Ibadah KKR dan Sabat bersama yang menurutnya menjadi momentum penting karena melalui kegiatan tersebut semakin banyak jiwa mengambil keputusan bagi Tuhan.
Hal senada disampaikan oleh Bpk. Hengky Rumimper, salah satu Ketua Jemaat sekaligus anggota Executive Committee (Excom) GMAHK DKMMU. Ia turut mengungkapkan sukacita atas kebersamaan umat dan buah pelayanan yang terlihat melalui keputusan 16 jiwa untuk mengikuti Kristus melalui baptisan. Demikian juga rasa syukur dari Ibu Santi Korengkeng Gisisi ketika anaknya bernama Asriel Korengkeng menjadi bagian dari jiwa-jiwa yang menyerahkan diri untuk dibaptiskan.
Satu Sabat, Satu Sukacita, Banyak Jiwa
Ibadah Sabat bersama 21 jemaat Wilayah 9 Maluku Utara meninggalkan pesan yang lebih dalam daripada sekadar sebuah pertemuan.
Di Tobelo, umat Tuhan berkumpul dalam satu iman, mendengarkan Firman, berbagi kasih, dan akhirnya menyaksikan 16 jiwa mengambil keputusan untuk memulai kehidupan baru bersama Kristus.
Pekabaran “Pekabaran Tiga Malaikat” kembali mengingatkan umat akan panggilan untuk setia kepada Tuhan, hidup dalam kebenaran Firman, dan menyampaikan Injil kepada dunia.
Di tengah kebersamaan itu, satu pesan dari Filipi 4:5 terasa semakin nyata:
“Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat.”
Kiranya keputusan 16 jiwa yang dibaptiskan menjadi awal perjalanan iman yang semakin bertumbuh dan menjadi kesaksian bagi keluarga, jemaat, masyarakat, serta banyak jiwa lainnya.
Dari Tobelo, sebuah kesaksian kembali berkumandang: ketika umat Tuhan bersatu dalam pelayanan, Firman diberitakan, kasih dibagikan, dan jiwa-jiwa dimenangkan bagi Kristus.
Terpujilah nama Tuhan!
Kontak
Hubungi kami untuk informasi dan bantuan
Telepon
081255550467-Anita Mandias
082312847131-Angeline Lumoindong
© 2026. All rights reserved.
