Kisah Dari Dusun Toe

Terang yang Menyala di pesisir laut Halmahera

JM

3/3/20262 min read

Kisah Dari Dusun Toe – Terang yang Menyala di pesisir laut Halmahera.

Di sudut sunyi Kota Tidore Kepulauan, tepatnya di Desa Kususinopa, Kecamatan Oba- Provinsi Maluku Utara, berdirilah sebuah dusun kecil bernama Toe. Tak banyak yang mengenalnya bahkan tak ramai diberitakan di kalangan GMAHK, namun Surga mengenalnya.

Dusun Toe memiliki penduduk mayoritas non-Advent. Sebagian besar warganya berasal dari denominasi Kristen lain, dan secara umum Desa dan wilayah ini didominasi oleh masyarakat beragama Islam. Dari sudut pandang manusia, mungkin hal ini kecil dan biasa-biasa saja, tetapi di mata Tuhan tempat ini sedang menyala. Di tanah sederhana ini, terang pekabaran malaikat ketiga bersinar dengan kuat. Dalam waktu yang tidak panjang, 20 jiwa dibaptis. Bukan dari latar belakang Advent dan bukan dari keluarga yang sudah lama mengenal kebenaran Sabat. Mereka datang dari keyakinan mereka sebelumnya. Mereka mengambil keputusan yang tidak mudah dan penuh resiko. Keputusan yang mungkin dipertanyakan, keputusan yang berdampak secara sosial. Ini bukan sekedar angka, Ini adalah 20 kisah keberanian, 20 langkah iman dan 20 jiwa yang memilih terang firman Tuhan meski harus melangkah keluar dari zona nyaman. Mereka bekerja sebagai nelayan, petani kelapa, bekerja harian di kebun, penghasilan mereka tidak besar bahkan hidup mereka jauh dari kemewahan. Namun setiap Sabat, dengan pakaian terbaik yang mereka miliki, mereka berkumpul dengan wajah bersinar penuh sukacita di sebuah rumah anggota jemaat yang sederhana. Di sanalah doa dinaikkan dengan air mata, lagu pujian dinyanyikan dengan hati yang tulus, Firman Tuhan dikumandangkan untuk jiwa-jiwa yang haus dan lapar akan kebenaran.

Saat ini..., di atas sebidang tanah 30 x 30 meter yang telah disediakan dengan iman, berdirilah harapan besar: sebuah rencana pembangunan Tempat Ibadah/Jungle Chapel (Rumah Doa). Bagi sebagian orang itu hanya bangunan, namun bagi mereka itu adalah: tempat Iman dikuatkan, tempat anak-anak belajar mengenal dan mengasihi Tuhan, tempat kesaksian Iman dibagikan dan tempat jiwa-jiwa baru menemukan pengharapan yang berakar atas Firman Tuhan. Ini bukan sekadar pembangunan gedung tapi pembangunan pusat terang di wilayah yang sangat membutuhkan kesaksian kasih Kristus dan pekabaran Tiga Malaikat. Ladang ini siap dituai dan pintu pelayanan masih terbuka lebar, namun tanpa rumah ibadah yang layak, langkah besar ini bisa terhambat. Bayangkan….Di tengah keterbatasan ekonomi, mereka tetap setia dan bertahan. Mereka tidak menunggu kelimpahan untuk memulai, mereka telah melangkah lebih dulu dengan Iman dan kini mereka menanti dukungan kita.

Kisah Umat Tuhan di Dusun Toe adalah kisah tentang keberanian, kesetiaan dan iman yang tumbuh di tanah sederhana tetapi berakar dalam Firman Tuhan untuk fokus pada misi. Tuhan sedang mengetuk hati kita hari ini, bukan hanya untuk membaca kisah inspirasi ini tetapi untuk menjadi bagian darinya. Karena ketika satu dusun kecil disinari terang, seluruh wilayah dapat merasakan cahayanya.

Pada hari Jumat, 20 Februari 2026, sebuah momentum bersejarah terukir. Perkumpulan kecil ini diorganisasikan menjadi jemaat mandiri oleh Pimpinan GMAHK DKMMU: Ketua Konferens Pdt. Deyle Supit, M.Th., Pdt. Efraim Abuno, M.Min, (Sek. Eksekutif DKMMU), & Bpk. Lefrand Pasuhuk, MM. (Bendahara DKMMU). Adapun jumlah anggota jemaat berjumlah 30 jiwa yang berdiri menjadi anggota jemaat pertama. Sebelumnya telah diputuskan bersama seluruh anggota jemaat Induk dan perkumpulan, jemaat ini dinamakan GMAHK BKM Bethesda Toe. Hari itu, Air mata haru dan bahagia mengalir, wajah-wajah berseri-seri, dan keluarga besar jemaat induk GMAHK Lifofa pun turut bersyukur dan memuji Tuhan, jerih lelah mereka tidak sia-sia. Namun kisah ini bukanlah akhir, Ini adalah awal perjalanan kesetiaan dan awal perjalanan konsistensi iman hingga Maranatha. Jemaat ini terus bertumbuh dan berjuang dengan bimbingan hamba Tuhan yang penuh dedikasi Pdtm. Darnel Siwi, M.Th. sebagai gembala di GMAHK Lifofa dan GMAHK BKM Bethesda Toe yang terus di arahakan oleh pamong Pdt. Jefry Tumewu, M.Min. sebagai pendeta wilayah. Kami mengajak seluruh umat untuk terus mendukung dalam doa perkembangan pembagunan tempat Ibadah dan pertumbuhan Iman anggota Gereja Advent di Dusun Toe.

#GodHasProvided